Pteridophyta

Pengertian

Tumbuhan paku pakuan atau yang biasa disebut pakis termasuk kelompok tumbuhan tertua dan bereproduksi dengan cara melepaskan spora, bukan biji. Pakis/ tumbuhan paku adalah anggota kelas tumbuhan Polypodiopsida yang memiliki siklus hidup primitif dan tidak menghasilkan bunga. Tidak berbunga berarti tidak berbiji, sehingga tumbuhan ini memiliki metode reproduksi yang sangat unik. Tumbuhan ini dikenal sebagai tumbuhan berpembuluh (memiliki xilem dan floem) yang berkembang biak dengan spora, serta umumnya menyukai habitat yang lembap dan teduh. 



Beberapa jenis tanaman paku:

1. Pakis ostrich muda

       Tanaman pakis ini termasuk dalam kawanan sayuran. Memiliki nama ilmiah Matteuccia dan tanaman pakis ini ditemukan di Jepang pada tahun 1866. Seringkali dikenal sebagai pakis burung unta atau pakis shuttlecock, pakis ini berdaun lebar yang umum ditemukan dan dapat dimakan, yang populer karena daunnya yang menyerupai bulu burung unta. Daunnya muncul di musim semi sebagai "fiddleheads" (tunas pakis muda) yang bisa dimakan, dan memiliki daun subur berwarna cokelat yang akan bertahan hingga musim dingin. 



2. Filicinae (Paku Sejati)

         Sejenis tanaman yang memiliki tipe daun makrofil (besar), bertangkai dan terdapat tulang-tulang daun. Daun muda tergulung pada ujung daunnya. Memiliki nama ilmiah Polypodiopsida. Paku-pakuain ini memiliki ukuran dan bentuk yang sangat bervariasi, daunnya berukuran besar dan berupa lembaran. Contohnya adalah suplir (Adiantum) dan paku air (Marsilea crenata). 



3. Psilophytinae (Paku Purba)

    Psilophytinae merupakan kelompok tumbuhan paku purba dan hampir punah, dikenal juga sebagai paku telanjang. Ciri tanaman ini adalah tidak memiliki daun dan akar sejati, hanya rhizoid sebagai pengganti fungsi akar, serta memiliki batang berklorofil yang bercabang dan mengandung sporangium di ujungnya. Tumbuhan ini juga hidup berdasarkan simbiosis dengan jamur (mikoriza) untuk memperoleh nutrisi. 



4. Lycopodiinae (Paku Kawat)

            Lycopodiinae termasuk sejenis tanaman lumut. Tanaman ini merupakan kelompok tumbuhan berpembuluh primitif yang dicirikan oleh batang kaku menyerupai kawat dan daun-daun kecil (mikrofil) yang tersusun rapat atau seperti spiral. Selain itu, lycopodiinae juga berfungsi sebagai tanaman hias, obat, hingga pemurni air. Sehingga tidak sedikit pula orang yang memberikan tanaman ini di sekitaran rumah untuk memperindah pemandangan.



5. Equisetinae (Paku Ekor Kuda)

          Tanaman paku satu ini sudah tidak asing di seluruh dunia karena merupakan kelompok dari tumbuhan yang mudah dikenali. Memiliki batang berongga dan pada umumnya memiliki cabang yang berkarang pada buku-buku daun. Terkadang juga masyarakat di Indonesia mengenalnya sebagai bahan penggosok dan obat herbal.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan Mikroplastik