Nymphaea

Sumber foto: merdeka.com

Tanaman Nymphaea nouchali juga bisa dikenal dengan tanaman teratai. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai waterlily. Banyak orang menggunakan tanaman ini sebagai hiasan diatas kolam ikan mereka. Terkadang dibuat untuk memperindah dan sekaligus mengurangi alga yang berada di kolam ikan.



 1. Nymphaea alba (Teratai Air Putih) 

Sumber: unsplash

           Nymphaea merupakan tanaman air tahunan yang mekar di siang hari dengan daun hijau bundar di sekitar bunganya. Tanaman ini biasanya mengambang di permukaan air. Dikenal melambangkan keindahan, kemurnian, dan kekayaan karena bewarna putih. Selain untuk memperindah kolam dan menjernihkan air, teratai air putih juga memiliki manfaat sebagai obat herbal, termasuk untuk diare, menjaga kesehatan jantung, dan mengurangi peradangan.



2. Nymphaea thermarum (lili air Rwanda mini)

Sumber: kew gardens 

             Salah satu tanaman lili air yang pernah dianggap punah di alam liar , semua tumbuhan liar ini diyakini punah akibat perusakan habitat aslinya, dan eksplorasi berlebihan. Namun ahli hortikultura berhasil menyelamatkan tanaman ini dengan memperbanyak benih yang disimpan di Kew Gardens pada tahun 2009. Tumbuhan ini juga dikenal sebagai lili air terkecil, dengan bantalan daun dan bunga berwarna putih dengan benang sari kuning. Salah satu keunikan bunga ini adalah mampu melakukan penyerbukan sendiri sehingga mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan liar.



3. Nymphaea capensis (teratai biru Afrika)

Sumber: iNaturalist

            Nymphaea dikenal juga sebagai teratai biru Afrika atau cape blue waterlily, adalah tumbuhan air yang ditemukan di Afrika, dan bagian tropis dari Asia dan Australia. Daunnya berbentuk oval dan bunganya bewarna ungu dengan benang sari bewarna kuning. Tumbuh di perairan dangkal dengan cahaya matahari penuh atau sedikit naungan, serta tumbuh pada tanah lumpur.



4. Nymphaea leibergii (teratai Leiberg)

Sumber: Teratai putih (Nymphaea alba) satu diantara 50-an jenis teratai

              Nymphaea dikenal sebagai teratai kerdil atau teratai Leiberg. Teratai leibergii merupakan tanaman air yang ditemukan di Amerika Utara bagian utara, dikenal sebagai teratai kerdil, dan tumbuh di kolam serta sungai yang mengalir lambat atau sungai yang berlumpur. Daunnya hampir bulat, dengan tepi berduri-gigi, dan bagian bawahnya berwarna ungu keabu-abuan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan Mikroplastik

Pteridophyta